ONLINE TV

Sabtu, 05 Februari 2011

Dasar Pemahaman Pelajaran Asma ALLAH. SWT...Mengenai Hubungan dengan ALLAH S.W.T

Dalam menjalani kehidupan di dunia ini sering kali manusia mencari jalan untuk mendekati kesempurnaan dalam menjalin hubungannya dengan Allah S.W.T. dan hubungan sesama manusia.
Kedua hubungan tersebut dapat berjalan harmonis atau seimbang bilamana kita sangat memahami kenapa  kedua hubungan itu  harus ada dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis sangat menyadari bahwa pemahaman manusia tehadap kedua hubungan diatas sangatlah beraneka ragam karena latar belakang, lingkungan , pendidikan serta kemampuan  berpikir yang berbeda-beda.
Berdasarkan alasan-alasan diatas maka Penulis mencoba untuk menjabarkan secara garis besar mengenai " Kenapa hubungan itu ada dan Bagaimana menerapkannya dalam kehidupan " sehingga terciptalah keharmonisan yang mendekati kesempurnaan dengan pola pikir serta pemahaman yang Penulis dapatkan selama belajar di pengajian Asma Allah.

Penjabaran  "Kenapa hubungan manusia dengan Allah S.W.T. dan sesama manusia harus ada."
a. Hubungan   Manusia dengan Allah S.W.T.
Allah S.W.T. memberikan aturan main untuk mengenalNya dengan diturunkannya Al Qur'an sebagai pedoman hidup manusia. Penulis berpendapat ada 3 ( tiga ) aturan main yang tidak dapat ditawar-tawar atau mutlak yaitu :
1.Rukun Islam.
2. Rukun Iman.
3. Perintah dan laranganNya.
Ke tiga aturan main diatas merupakan petunjuk awal untuk manusia agar dapat mengenal kebesaran Allah S.W.T. dalam menjalani kehidupan di dunia dan dapat kembali  ke sisi  Allah S.W.T. bilamana manusia tersebut meninggal nanti.
Jadi dalam pelajaran Asma Allah diharuskan bagi siapapun untuk mematuhi dan melaksanakan ke 3 (tiga) aturan tadi.
Untuk dapat mematuhi melaksanakan aturan-aturan tadi, dalam pelajaran Asma Allah memakai pendekatan 7 ( tujuh ) Kalimah Pokok dan sifat dari Sabar, Jujur, Ikhlas dan Yakin.

b. Hubungan Manusia dengan Manusia.

Allah S.W.T. melalui Al Qur'an memberitahukan dan mengajarkan bagaimana manusia  menciptakan hubungan sesama manusia yang harmonis dan selaras terhadap penegakan Islam di muka bumi ini.
Hubungan antar manusia yang harmonis dan selaras itu diterapkan dan ditularkan di dalam kehidupan  Nabi Muhammad s.a.w. yang dapat diketahui dan dikenal sebagai hadits.
Berdasarkan keterangan diatas maka dapat disimpulkan bahwa manusia dalam menjalankan kehidupannya di dunia ini membutuhkan interaksi terhadap sesama yang harmonis, karena manusia pada  dasarnya tidak dapat hidup secara individu.
Oleh karena itu dalam pelajaran Asma Allah ini selalu ditekankan untuk menjaga tingkah laku kita seperti yang telah Nabi Muhammad s.a.w. contohkan sehingga tidak menimbulkan ketidak harmonisan dalam berhubungan sesama manusia dan lingkungannya.

Penjabaran  "Bagaimana  Menerapkannya dalam Kehidupan"

a. Hubungan Manusia dengan Allah S.W.T.

Seringkali terjadi  di saat ini kita terjebak oleh kesibukan yang sifatnya duniawi sehingga lupa untuk menjalankan aturan main yang telah ditetapkan oleh Allah S.W.T. untuk menjalin hubungan denganNya.
Kita suka beralasan atau berdalih untuk tidak melakukan apa yang telah ditetapkan olehNya.
Berdasarkan keterangan diatas, Penulis menemukan  3 ( tiga ) kiat yang disimpulkan selama belajar di pengajian Asma Allah untuk menerapkan aturan main tersebut yaitu:
1. Mulailah dengan tidak beralasan apapun untuk mematuhi dan mengerjakan ke 3 (tiga) aturan main yang telah diterangkan .
2. Mulailah untuk mencari dan menggali makna dari aturan main tersebut dengan wawasan berpikir yang luas serta bertanya kepada orang yang dianggap berkompeten untuk menjelaskan aturan main tersebut tanpa terbatasi oleh aliran-aliran agama Islam yang ada sehingga kita mendapatkan kebenaran, bukan mendapatkan pembenaran.
3.  Mulailah menanamkan sifat Sabar, Jujur, Ikhlas dan Yakin terhadap diri sendiri untuk menilai kualitas kita dalam menjalin hubungan kepada Allah S.W.T.
Bila kiat diatas dapat kita terapkan dalam menjalin hubungan dengan Allah S.W.T. , Insya Allah kita selalu mendapatkan Petunjuk dan KaromahNya.

b. Penjabaran Hubungan antar Manusia
Manusia sering terjebak untuk membawa maunya sendiri atau begitu sangat egois sehingga tidak lagi mempertimbangkan kerugian dalam bentuk jasmani, rohani dan materi untuk lingkungan sekitarnya  karena tindak lakunya saat berinteraksi, sehingga timbul ketidak harmonisan.
Prilaku untuk menang sendiri atau benar sendiri tanpa memikirkan kerugian yang menimpa orang lain merupakan cerminan begitu tidak pahamnya terhadap makna aturan main yang telah disebutkan diatas.
Oleh karena itu pelajaran dalam Asma Allah melihat bahwa, apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w dalam menjalankan kehidupannya merupakan penerapan dari aturan main yang telah disebutkan diatas.
Prilaku Rasul yang diriwayatkan dalam hadits menurut keyakinan Penulis, pasti didasarkan sebab dan akibat yang timbul pada saat itu  tanpa melanggar ajaran dan hukum Islam.
Sehingga Penulis mempunyai kesimpulan bahwa aturan main yang terdiri dari :
1. Rukun Islam.
2. Rukun Iman.
3. Perintah dan Larangan.
merupakan pedoman untuk manusia menjalin dan membina hubungan sesama manusia yang harmonis.
Apapun yang dilakukan kita dalam menjalin dan membina hubungan sesama manusia haruslah kita mempertanyakan kepada diri sendiri "Apakah tindak laku kita melanggar aturan main tersebut atau tidak".
Untuk mendapatkan jawaban yang sangat mendekati kebenaran maka kita menilainya dengan nilai-nilai Kejujuran, Keikhlasan, Kesabaran dan Keyakinan dalam diri masing-masing.

Kesimpulannya :
Jadi bilamana sifat Sabar, Jujur, Ikhlas dan Yakin dalam menjalin hubungan dengan Allah S.W.T.  berdasarkan ke 3 (tiga) aturan tadi dapat kita tanamkan dalam diri kita dan dijalankan dengan nilai-nilai Kejujuran, Keikhlasan, Kesabaran dan Keyakinan dalam prilaku Nabi Muhammad s.a.w. yang menjadi tolak ukur untuk menilai kualitas kita dalam membina hubungan dengan Allah dan sesama manusia, Insya Allah keharmonisan dan keselarasan  yang diharapkan dapat tercapai dan terlaksana mendekati kesempurnaan

1 komentar:

  1. assalamu'alaikum wr wb
    perkenalkan lebih dulu saya supriyanto bagian dari keluarga besar Asma' Allah Kekallah wilayah solo/surakarta.
    mohon kalo punya file loggo Kekallah mohon di postkan.
    Jazakumullah

    BalasHapus